Friday, 28 February 2014

GO FIGHTING!! NO MATTER WHAT HAPPEN! :)

Seperti mimpi yang awalnya aku kira ini semua masih lama tibanya. Ini semua seolah terjadi begitu saja. Kan selalu ku ingat canda tawa bersama sahabat – sahabat semua. Mereka selalu ada di saat suka maupun duka. Terimakasih kawan. Kalian sudah ku anggap seperti saudara sendiri.

Seperti apa ya kita 2 tahun, 3 tahun, atau 10 tahun mendatang nanti? Apakah kita masih bisa saling tegur sapa? Ataukah memori itu terbang bersama angin dan terlupakan? Semua itu memang manusiawi. Tak ada yang salah.

Hari ini tanggal 28-Februari-2014 dimana 3 hari setelah hari ini adalah hari pertama aku dan kebanyakan teman2 semua magang. Yap! Tanggal 3 Maret menjadi hari yang bersejarah!. Kita berjuang untuk menyelesaikan Tugas Akhir yang tentu saja magang di tempat yang berbeda. Yey! Semangat! Semangat!

Berharap kita menemukan teman baru yang bisa membantu kita dengan ikhlas. Dan juga menemukan teman baru yang tidak hanya mau berteman kalau ada maunya saja. Mungkin blogers semua pernah merasa aneh pada saat kalian memiliki sesuatu yang orang lain kebanyakan tidak memilikinya. Pasti banyak sekali orang yang dengan mudah mengakui kita sebagai “teman”. Namun pada saat kita berada di bawah rata-rata, hanya sahabat sejatilah yang masih mau mengakui kita sebagai teman. Dan itu hanya segelintir. Ironis memang.. Saat ini cukup aku dan Tuhanku Allah saja yang tau.

Dan aku mau fokus saja dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini!  No Matter What Happen! I’ll Try My Best!! Bissmillahhirahmannirahim...

Tuesday, 22 October 2013

Activity-Based Costing (ABC)



Activity-Based Costing (ABC) adalah suatu sistem informasi akuntansi yang mengidentifikasi berbagai aktivitas yang dikerjakan dalam suatu organisasi dan mengumpulkan biaya dengan dasar dan sifat yang ada dan perluasan dari aktivitasnya. ABC memfokuskan pada biaya yang melekat pada produk berdasarkan aktivitas untuk memproduksi, mendistribusikan atau menunjang produk yang bersangkutan.
Sistem ABC timbul sebagai akibat dari kebutuhan manajemen akan informasi akuntansi yang mampu mencerminkan konsumsi sumber daya dalam berbagai aktivitas untuk menghasilkan produk secara akurat. Hal ini didorong oleh:
●      Persaingan global yang tajam yang memaksa perusahaan untuk cost effective
●      Advanced manufacturing technology yang menyebabkan proporsi biaya overhead pabrik dalam product cost menjadi lebih tinggi dari primary cost.
●      Adanya strategi perusahaan yang menerapkan market driven strategy
Kelemahan sistem akuntansi biaya tradisional:
●      Akuntansi biaya tradisional dirancang hanya menyajikan informasi biaya pada tahap produksi.
●      Alokasi biaya overhead pabrik hanya didasarkan pada jam tenaga kerja langsung atau hanya dengan volume produksi.
●      Ada diversitas produk, dimana masing-masing produk mengkonsumsi biaya overhead yang berbeda beda.
Penerapan ABC sistem akan relevan bila biaya overhead pabrik merupakan biaya yang paling dominan dan multiproduk. Dalam merancang ABC sistem, aktivitas untuk membuat dan menjual produk digolonhkan dalam 4 kelompok, yaitu:
a.     Facility sustaining activity cost ----- biaya yang berkaitan dengan aktivitas mempertahankan kapasitas yang dimiliki perusahaan. Misal biaya depresiasi, biaya asuransi, biaya gaji pegawai kunci
b.     Product sustaining activity cost ----- biaya yang berkaitan dengan aktivitas penelitian dan pengembangan produk dan biaya untuk mempertahankan produk untuk tetap dapat dipasarkan. Misal biaya pengujian produk, biaya desain produk
c.     Bacth activity cost ----- biaya yang berkaitan dengan jumlah bacth produk yang diproduksi. Misal biaya setup mesin.
d.     Unit level activity cost ---- biaya yang berkaitan dengan besar kecilnya jumlah unit produk yang dihasilkan. Misal biaya bahan baku, biaya tenaga kerja
Langkah-langkah ABC sistem:
a.     Tahap pertama pengelompokan biaya overhead ke dalam kelompok biaya yang homogen. Kelompok biaya homogen merupakan kumpulan overhead yang variasinya dapat dijelaskan oleh satu faktor penyebab (cost driver). Untuk menentukan mana kelompok biaya yang homogen, dapat melihat biaya yang mempunyai rasio konsumsi sama untuk seluruh produk.
b.     Tahap kedua alokasi biaya overhead pabrik:

        Alokasi biaya overhead = Tarif kelompok x Dasar pembebanan yang dikonsumsi

 

Konsep-Konsep Dasar Activity Based Costing
 Activity Based Costing Sistem adalah suatu sistem akuntansi yang terfokus pada aktivitas-aktifitas  yang dilakukan untuk menghasilkan produk/jasa.  Activity Based Costing menyediakan informasi perihal aktivitas-aktivitas dan sumber daya yang dibutuhkan untuk melaksanakan aktivitas-aktivitas tersebut. Aktivitas adalah setiap kejadian atau transaksi yang merupakan pemicu biaya (cost driver) yakni, bertindak sebagai faktor penyebab dalam pengeluaran biaya dalam organisasi. Aktivitas-aktivitas ini menjadi titik perhimpunan biaya. Dalam sistem ABC, biaya ditelusur ke aktivitas dan kemudian ke produk. System  ABC mengasumsikan bahwa aktivitas aktivitaslah, yang mengkonsumsi sumber daya dan bukannya produk.
Sexy Pink Heart Sexy Pink HeartTrail Of Waving HeartsRed Bobblehead BunnySinging Hatsune Miku